Bumijawa – Wakil Bupati Tegal Ahmad Kholid memimpin penanaman pohon di lereng Gunung Slamet, Sabtu (14/02/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT ke-80 PWI dengan tema Save Slamet Mountain dan Save Tourism Guci, yang juga melibatkan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Tegal dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Bumijawa.
Ahmad Kholid hadir bersama Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata, serta anggota PWI se-Jawa Tengah. Acara ini mencerminkan komitmen menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memulihkan kepercayaan publik terhadap kawasan wisata Guci pascabanjir bandang yang sempat viral beberapa waktu lalu.
Wakil Bupati menjelaskan, penanaman pohon ini merupakan upaya bersama untuk menghijaukan kembali area yang sempat menjadi sorotan akibat alih fungsi lahan.
“Kegiatan ini sejalan dengan peringatan Hari Pers Nasional. Semoga dapat menghijaukan kembali area yang sempat viral akibat pengundulan lahan. Meski sederhana, kegiatan ini diharapkan bermanfaat bagi lingkungan,” kata Ahmad Kholid.
Ia berharap pohon yang ditanam mampu mengembalikan kehijauan lereng Gunung Slamet sekaligus meminimalkan risiko bencana di masa depan.
“Semoga di masa depan tidak terjadi bencana akibat pengundulan lahan. Pohon yang ditanam hari ini diharapkan tumbuh besar dan menjaga lingkungan sekitar Guci,” tambahnya.
Menurut Ahmad Kholid, momentum HPN 2026 menjadi pengingat bahwa kelestarian alam dan pengembangan pariwisata harus berjalan seiring.
“Kami ingin Gunung Slamet kembali hijau tanpa longsor atau bencana. Guci harus menjadi destinasi wisata yang aman, nyaman, edukatif, dan memberi manfaat bagi masyarakat. Aliran air panas tetap terjaga untuk kesehatan, dan kawasan wisata semakin tertata rapi,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Ahmad Kholid berharap insan pers terus menjalankan peran strategis secara profesional.
“Semoga peringatan Hari Pers Nasional ini semakin menguatkan pers yang independen, edukatif, dan membangun,” pungkas Ahmad Kholid.
Sementara itu, Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana menyebut kegiatan ini memiliki makna khusus di tengah kekhawatiran publik akibat viralnya video banjir bandang di Guci.
“Beberapa hari setelah perencanaan, video banjir bandang di Guci viral. Namun, kegiatan berjalan aman, dan kami mendapat amanah untuk bersama-sama memulihkan Guci,” ujar Setiawan.
Ia menilai HPN 2026 menjadi momentum strategis untuk memulihkan citra pariwisata Guci baik di tingkat regional maupun nasional.
“Momentum ini tepat untuk berkontribusi. Kami ingin memastikan Guci aman dan siap menyambut wisatawan. Hari ini, kita tunjukkan Guci kembali menjadi destinasi unggulan,” tambahnya.
Penanaman pohon ini diharapkan memperkuat sinergi pemerintah daerah, insan pers, dan pemangku kepentingan dalam menjaga lingkungan serta mendukung kebangkitan pariwisata Kabupaten Tegal. (ZS/MA)








