Pemkab Tegal Lepas 1.472 Calon Jamaah Haji 2026, Bupati Ischak: Jaga Kesehatan dan Kekhusyukan Ibadah

Diupload 14 April 2026   |   Oleh Admin Humas
Thumbnail

Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman saat menyampaikan sambutan didepan 1472 calon jemaah haji yang akan dilepas ke tanah suci, di Pendopo Amangkurat, Selasa (14/04/2026)

Slawi — Pemerintah Kabupaten Tegal melepas 1.472 jamaah calon haji (JCH) Tahun 1447 H/2026 M dalam prosesi yang berlangsung khidmat, Selasa (14/04/2026). Pelepasan ini menjadi momen penting bagi para jamaah yang akan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.

Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menyampaikan, keberangkatan jamaah calon haji tidak hanya menjadi kebahagiaan bagi keluarga, tetapi juga bagi pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Tegal. Ia menegaskan bahwa para jamaah merupakan tamu Allah SWT yang mendapat panggilan untuk menunaikan ibadah haji.

“Hari ini adalah momen istimewa, bukan hanya bagi Bapak/Ibu sekalian, tetapi juga bagi kami dan seluruh masyarakat. Bapak/Ibu adalah tamu Allah SWT yang mendapat panggilan untuk menunaikan ibadah haji,” ujar Ischak.

Ia menekankan pentingnya dukungan semua pihak agar jamaah dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk. Menurutnya, ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan juga perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan lahir dan batin.

Untuk itu, ia berpesan agar jamaah meluruskan niat semata-mata karena Allah SWT, menjaga kesehatan, serta mematuhi arahan petugas selama berada di Tanah Suci.

“Jaga pola makan, istirahat yang cukup, dan ikuti arahan petugas. Ke mana pun, selalu berkoordinasi dengan ketua kloter atau petugas, serta simpan nomor kontak untuk mengantisipasi jika terpisah dari rombongan,” pesannya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan keberangkatan jamaah, mulai dari instansi terkait, tenaga kesehatan, hingga petugas haji daerah. Sebanyak 30 petugas dan pembimbing haji akan mendampingi jamaah, terdiri dari petugas kloter, pembimbing ibadah, serta petugas dari provinsi.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tegal Muhaimin menjelaskan bahwa jumlah jamaah calon haji tahun ini mencapai 1.472 orang, meskipun masih bersifat dinamis.

“Jumlah jamaah sebanyak 1.472 orang, namun masih bisa berubah karena adanya jamaah yang mengundurkan diri atau meninggal dunia sehingga dilakukan penggantian sesuai ketentuan. Kabupaten Tegal termasuk daerah dengan jumlah jamaah terbanyak, bahkan masuk lima besar di tingkat provinsi,” jelasnya.

Ia menambahkan, jamaah akan terbagi dalam beberapa kelompok terbang (kloter) dengan jadwal keberangkatan yang telah ditentukan. Kloter pertama dijadwalkan berangkat menuju Asrama Haji Solo pada akhir April 2026.

Dari sisi usia, jamaah Kabupaten Tegal tahun ini cukup beragam, mulai dari usia muda hingga lanjut usia. Jamaah termuda tercatat berusia 17 tahun, sementara jamaah tertua mencapai usia 88 tahun.

Di antara jamaah tersebut, Sebastian Aksan Margiono (17), asal Desa Bandasari, Kecamatan Dukuhturi, menjadi salah satu yang termuda. Ia berangkat menggantikan almarhum ayahnya yang wafat pada 2021.

“Saya bersyukur bisa berangkat haji di usia muda. Ini amanah untuk menggantikan almarhum ayah saya. Saya ingin menjalankan ibadah ini sebaik-baiknya dan mendoakan beliau di Tanah Suci,” ungkap Sebastian.

Sebastian, yang baru menyelesaikan pendidikan di SMA Negeri 4 Kota Tegal, akan mendampingi ibunya yang telah mendaftar haji sejak 2011. Penantian panjang tersebut akhirnya terwujud meski sempat tertunda akibat pandemi dan berbagai kendala. (AD/MA)

Powered by Froala Editor

Tags : jemaah haji pelepasan haji kabupaten tegal tanah suci lebaran idul adha