Jakarta – Pemerintah Kabupaten Tegal terus mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat sebagai upaya pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman dalam audiensi bersama Menteri Sosial Republik Indonesia yang digelar di Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta Pusat, Kamis (05/02/2026).
Audiensi yang turut dihadiri oleh sejumlah bupati dan wali kota dari berbagai daerah di Indonesia tersebut membahas percepatan pelaksanaan program Sekolah Rakyat yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah pusat.
Dalam pertemuan tersebut, Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf menyampaikan arahan Presiden Republik Indonesia agar pembangunan Sekolah Rakyat di daerah, baik di tingkat kabupaten maupun kota, dapat segera direalisasikan dan dikerjakan secara optimal.
“Saya berharap, Program ini mampu memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu dan kelompok rentan,” ungkapnya.
Ia juga menuturkan, Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan berbasis kerakyatan yang dirancang untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Program ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat dan daerah, baik dari sisi penyediaan sarana dan prasarana, tenaga pendidik, maupun pembiayaan.
Bagi Kabupaten Tegal, audiensi ini menjadi tindak lanjut atas usulan pembangunan Sekolah Rakyat yang telah diajukan pada April 2025 lalu. Pemerintah pusat menyambut baik usulan tersebut sebagai bagian dari upaya pemerataan akses pendidikan di daerah.
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tegal dalam mendukung percepatan pelaksanaan program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia.
“Pemerintah Kabupaten Tegal berkomitmen mendukung percepatan pembangunan Sekolah Rakyat sebagai wujud kehadiran negara dalam memberikan akses pendidikan yang layak dan merata bagi masyarakat, khususnya bagi kelompok kurang mampu,” ujar Bupati Tegal.
Sebagai langkah awal, Pemerintah Kabupaten Tegal merencanakan pembangunan Sekolah Rakyat rintisan yang akan berlokasi di Balai Latihan Kerja (BLK) Suradadi.
“Sekolah Rakyat rintisan ini kami siapkan sebagai tahap awal sebelum pembangunan sekolah permanen. Melalui sekolah rintisan ini, kami ingin memastikan kesiapan sistem pembelajaran, manajemen, sarana prasarana, serta tenaga pendidik agar pelaksanaannya nanti dapat berjalan optimal,” imbuhnya.
Sekolah rintisan tersebut diharapkan dapat menjadi model percontohan sekaligus sarana uji coba sebelum sekolah permanen beroperasi secara penuh.
Adapun pembiayaan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Tegal direncanakan memanfaatkan Dana Warih Balapung sebagai bentuk dukungan pendanaan daerah terhadap program prioritas nasional.
Lebih lanjut, Bupati Tegal menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyukseskan program Sekolah Rakyat.
“Kami berharap dukungan dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat mempercepat realisasi Sekolah Rakyat di Kabupaten Tegal, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.
Dengan adanya audiensi ini, ia berharap, percepatan pembangunan Sekolah Rakyat rintisan ini, pemerataan akses pendidikan dapat segera terwujud serta berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di Kabupaten Tegal. (AD)








