BOJONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal terus memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui kegiatan Tarawih dan Silaturahim (Tarhim). Pada putaran ketiga yang berlangsung di Masjid Al-Hikmah, Desa Bojong, Kecamatan Bojong, Jumat (27/2/2026) malam, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tegal, Amir Makhmud, menyampaikan komitmen pemerintah dalam pemerataan pembangunan fisik maupun spiritual.
kegiatan ini merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Tegal selama bulan suci Ramadhan ini dihadiri oleh,jajaran Forkopimda, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Direktur RSUD Soeselo, Direktur RSUD Suradadi, jajaran Forkopimcam Bojong, serta tokoh agama dari PCNU dan Muhammadiyah. Kabupaten Tegal, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Bojong.
Perwakilan tuan rumah sekaligus Takmir Masjid Al-Hikmah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran jajaran pemerintah dan Baznas Kabupaten Tegal. Pihaknya menyebut kunjungan ini sebagai bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap warga, khususnya pascabencana banjir yang sempat melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.
Dalam kesempatan tersebut Takmir Masjid Al-Hikmah juga menyampaikan ucapan Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tegal bisa hadir dan bersilaturahmi di kecamatan Bojong
“Alhamdulillah, kami warga masyarakat serta Takmir Masjid sangat bahagia atas kehadiran tamu dari Pemerintah Kabupaten Tegal. Kehadiran Bapak Sekda dan rombongan menjadi berkah tersendiri, apalagi untuk meninjau langsung kondisi warga Bojong yang kemarin sempat terdampak musibah banjir,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Amir Makhmud mengungkapkan bahwa pada tahun anggaran 2026, Pemkab Tegal telah mengalokasikan dana sebesar Rp12,9 miliar khusus untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah Kecamatan Bojong. Anggaran tersebut mencakup 11 paket pekerjaan strategis, termasuk peningkatan ruas jalan Karangjambu – Bojong senilai Rp5,36 miliar dan pelebaran jalan Danasari – Kajenengan sebesar Rp4,6 miliar.
“Pembangunan ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah dan memperlancar distribusi hasil pertanian, yang pada akhirnya meningkatkan keselamatan serta kenyamanan perjalanan warga,” ujarnya
Menutup arahannya, Amir Makhmud menitipkan pesan terkait keamanan lingkungan selama bulan Ramadan. Beliau mengimbau para orang tua dan tokoh masyarakat untuk mengawasi aktivitas remaja guna mencegah terjadinya aksi tawuran atau “perang sarung” yang membahayakan.(DL/ZS)








