Slawi – Pemerintah Kabupaten Tegal mengalokasikan 34 unit program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kecamatan Slawi pada tahun 2026. Dari jumlah tersebut, sembilan unit berada di Slawi Kulon dengan nilai bantuan sebesar Rp20 juta per unit.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman saat kegiatan Tarawih dan Silaturahmi (Tarhim) Ramadan 1447 H/2026 M di Masjid Al Ma’ruf, Slawi Kulon, Selasa (03/03/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Ischak menegaskan bahwa program RTLH merupakan bagian dari prioritas pembangunan tahun 2026 yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah.
Sebagai bagian dari komitmen peningkatan kesejahteraan masyarakat, Pemkab Tegal juga memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi sekitar 1.500 marbot masjid serta meningkatkan insentif bagi kurang lebih 9.500 guru ngaji menjadi Rp2 juta per tahun.
“Memang tidak besar, tetapi ini bentuk perhatian kami kepada para pejuang pendidikan agama,” ujarnya.
Selain peningkatan kesejahteraan, Pemerintah Kabupaten Tegal juga terus melakukan penanganan terhadap berbagai bencana yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Bupati mengajak masyarakat memperkuat doa dan solidaritas menghadapi ujian, mulai dari banjir bandang hingga peristiwa tanah bergerak di Desa Padasari yang berdampak pada ratusan rumah warga.
“Kami mohon doa dari Bapak Ibu semua. Kabupaten Tegal sedang diberi ujian. Kami bersama jajaran, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat bergerak cepat melakukan penanganan dan membantu warga terdampak,” ungkapnya.
Kegiatan Tarhim tersebut menjadi sarana pemerintah hadir langsung di tengah masyarakat untuk menyampaikan program pembangunan sekaligus mempererat silaturahmi. Acara diakhiri dengan penyerahan santunan kepada anak yatim dari Baznas Kabupaten Tegal sebagai wujud kepedulian sosial di bulan suci Ramadan. (ZS/MA)








