Dukung Penguatan Investasi Jawa Tengah, Bupati Tegal Hadiri Pelantikan Pengurus Baru Apindo

Diupload 04 Juni 2026   |   Oleh Admin Humas
Thumbnail

Semarang – Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Tengah masa bhakti 2026–2031 di Ballroom Hotel Patra Semarang, Rabu (03/06/2026). Kehadiran Bupati Ischak menjadi cerminan komitmen Pemerintah Kabupaten Tegal dalam mendukung penguatan ekosistem dunia usaha dan iklim investasi yang kondusif di Jawa Tengah.


Pelantikan yang menandai dimulainya kepemimpinan baru Apindo Jawa Tengah di bawah Helmy Tas'an Wartono ini dihadiri Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Apindo Shinta Widjaja Kamdani, jajaran Forkopimda Jawa Tengah, para kepala daerah, akademisi, serta serikat pekerja se-Jawa Tengah.


Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin menekankan pentingnya menyatukan kekuatan ekonomi domestik untuk mengurangi ketergantungan pada dunia luar di tengah situasi geopolitik global yang memanas. Ia mengapresiasi soliditas yang ditunjukkan Apindo Jawa Tengah.


"Ketertarikan para pengusaha untuk investasi ke Jawa Tengah ini sangat kuat. Ditambah lagi dengan adanya Apindo yang saat ini baru dilantik, menunjukkan bahwa kebersamaan antara pengusaha dan serikat buruhnya ini benar-benar kuat, sehingga mereka akan lebih menguatkan ekonomi di Jawa Tengah," ujar Taj Yasin.


Ia juga berharap kepengurusan yang baru dapat terus menjaga kondusivitas wilayah serta membangun hubungan yang erat antara pengusaha dan karyawan.


Ketua DPP Apindo Jawa Tengah terpilih Helmy Tas'an Wartono menyatakan, pelantikan ini merupakan hasil dari Musyawarah Provinsi ke-XIII yang digelar pada 15 April 2026. Bersama pengurus di tingkat kabupaten/kota, ia berkomitmen memperkuat ekosistem bisnis dan menciptakan hubungan industrial yang harmonis.


"Jawa Tengah memiliki daya tarik luar biasa, mulai dari SDM unggul hingga infrastruktur terintegrasi yang menjadikannya magnet investasi strategis dalam sepuluh tahun terakhir. Bersama rekan serikat pekerja dan pemerintah, Apindo bertekad menjadi mitra strategis dalam menjaga iklim usaha agar tetap tumbuh, sekaligus memperluas kesempatan kerja," tegas Helmy.


Ketua Umum DPN Apindo Shinta Widjaja Kamdani memaparkan, Jawa Tengah merupakan kontributor PDRB terbesar keempat nasional pada 2025, dengan realisasi investasi mencapai Rp88,5 triliun yang mampu menyerap lebih dari 400 ribu tenaga kerja. Namun ia mengingatkan adanya tantangan besar berupa tingginya angka pekerja informal yang harus didorong ke sektor formal.


Shinta menitipkan beberapa pesan penting kepada pengurus baru, di antaranya mendorong penciptaan lapangan kerja layak, mengawal regulasi ketenagakerjaan, mengembangkan potensi ekonomi lokal, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah.


"Sesarengan mbangun, maju bebarengan, bersama-sama membangun, bersama-sama maju," ujarnya.


Usai prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi panel bertajuk "Resiliensi dan Adaptasi Pelaku Usaha di Jawa Tengah dalam Menghadapi Dinamika Perubahan Ekonomi Global dan Tekanan Geopolitik". Diskusi ini menghadirkan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan RI Joni Marta sebagai narasumber guna merumuskan solusi strategis bagi pertumbuhan dunia usaha ke depan.


Bagi Kabupaten Tegal, kehadiran dalam forum strategis ini bukan sekadar formalitas. Dengan realisasi investasi daerah yang terus tumbuh, sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi pengusaha seperti Apindo menjadi kunci dalam menarik lebih banyak investasi, memperluas lapangan kerja, dan mendorong kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tegal ke depan. (AD/MA)

Powered by Froala Editor

Tags : patra hotel semarang dpp apindo pengusaha indonesia iklim investasi apindo